Didalam Blog ini terdapat berbagai macam ilmu pengetahuan yang harapannya dapat bermanfaat.
Silakhan akses link ini :
https://www.youtube.com/channel/UCaDySZoF5KCZOS8YrXU5fDA/featured
SAHABAT YANG TERLUPAKAN Sahabat adalah teman bermain dan bercanda. Meskipun terkadang suka berdebat karena berbeda pendapat. Tetapi bagiku arti sahabat yang sesungguhnya adalah teman yang selalu ada disaat suka dan duka. Hal itu berbeda dengan apa yang aku rasakan. Awal MOS di SMKN 49 Jakarta aku bertemu dengan seorang perempuan yang keliatannya begitu ramah tetapi pendiam. Karena penasaran dengan seorang perempuan tersebut akupun memberanikan diri untuk berkenalan dengannya. “ Hai, namaku Azizah. Bolehkah aku tau namamu?” tanyaku pada saat berkenalan dengan Anin. “ Hai juga, nama aku Anindhita,” jawab Anindita. “ Iya Anindita. Senang bisa berkenalan denganmu,” jawabku. ...
PERISTIWA-PERISTIWA INTERNASIONAL YANG BERPENGARUH PADA PROSES KEBANGSAAN DI INDONESIA Artikel ini merupakan hasil resume dari sumber di refrensi kemudian dikembangkan oleh : Fathul Bari, M.Pd 1890-an Konsep Negara Bangsa oleh Ernest Renan dan Otto Bauer: Pada akhir abad ke-19, konsep negara bangsa yang dikemukakan oleh Ernest Renan dan Otto Bauer mulai mempengaruhi Eropa, di mana negara-negara mulai dibangun berdasarkan identitas nasional. Konsep ini juga menyebar ke Hindia Belanda, menginspirasi intelektual lokal dan memicu gerakan kebangsaan di Indonesia. Pemikiran ini menjadi dasar bagi para pemuda dan pemimpin masa depan Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan dan membentuk identitas nasional yang kuat. 1899 Politik Etis di Hindia Belanda: Pada tahun 1899, pemerintah Belanda memperkenalkan Politik Etis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pribumi. Kebijakan ini memberikan akses pendidikan yang lebih luas...
MENTAKAR RELEVANSI PERDA NO. 02 TAHUN 2022 DI TENGAH GEJOLAK KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN PADA WILAYAH KALIMANTAN BARAT Oleh: Fathul Bari, M.Pd Tantangan besar yang dihadapi Kalimantan Barat dalam pembangunan adalah tingginya tingkat deforestasi dan degradasi lahan, serta polusi udara akibat kebakaran lahan gambut. Desa rawan kebakaran tercatat lebih dari 850 di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Areal gambut di sekitar desa-desa tersebut sangat luas, meliputi jutaan hektar (Awang et al., 2019). Oleh karena itu, dalam rangka pengendalian dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lahan gambut, perlu pelibatan masyarakat di tingkat tapak. Pengendalian dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan memerlukan kekuatan kesatuan komando, kelengkapan alat pemadaman darat, sungai dan udara, serta kekuatan jejaring kerja sinergis dari pusat sampai ke tingkat tapak (BNPB, 2022). Selain p...
Komentar
Posting Komentar
Untuk Masuk Jangan Lupa Like